Kesalahan Fatal Saat Memilih Genteng Beton dan Cara Menghindarinya
Genteng beton yang salah pilih bisa berujung bocor, atap terlihat tidak rata, atau biaya membengkak karena harus ganti ulang.
Tidak memperhitungkan kemiringan atap
Setiap tipe genteng beton punya kemiringan minimum rekomendasi (umumnya 25-30 derajat). Atap yang terlalu landai untuk genteng flat berisiko bocor saat hujan deras/angin kencang.
Salah pilih tipe nok/lisplang
Genteng utama (Garuda, Flat, Triway) butuh pasangan nok dan lisplang yang sesuai tipenya untuk penutup pertemuan atap yang rapat — mencampur tipe berbeda bisa menyebabkan celah di pertemuan atap.
Mengabaikan rangka atap
Genteng beton lebih berat dari genteng metal/tanah liat ringan — pastikan rangka atap (kaso, reng) dihitung menahan beban genteng beton, terutama untuk renovasi atap lama.
Beli tanpa cadangan
Selalu beli lebih 3-5% dari kebutuhan hitung untuk cadangan genteng pecah saat pemasangan atau perbaikan di kemudian hari — warna/batch produksi bisa sedikit berbeda kalau beli terpisah belakangan.
← Semua artikel